
Gempa yang terjadi pada pukul 07.47 WITA tersebut dirasakan
di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan menyebabkan kerusakan pada
rumah warga, rumah ibadah, fasilitas pendidikan, serta beberapa bangunan umum
yang tersebar di sejumlah kecamatan, mulai dari Tahuna, Kendahe, Tabukan Utara,
Kepulauan Marore, Tabukan Tengah, Tabukan Selatan, Manganitu, Tamako hingga
Manganitu Selatan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polres Kepulauan Sangihe
bersama jajaran Polsek langsung turun ke lapangan melakukan patroli, monitoring
dampak gempa, serta pemantauan wilayah pesisir guna mengantisipasi kemungkinan
terjadinya gelombang tsunami.
Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Abdul Kholik mengatakan,
pihaknya sejak awal telah mengerahkan personel untuk memastikan kondisi
masyarakat tetap aman sekaligus memberikan rasa tenang kepada warga yang sempat
khawatir akibat peringatan dini tsunami.
“Personel Polres dan Polsek jajaran langsung melakukan patroli
serta monitoring di wilayah terdampak, termasuk kawasan pesisir dan lokasi
pengungsian. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta
instansi terkait untuk memantau perkembangan situasi pascagempa,” ujar AKBP
Abdul Kholik.
Selain melakukan pemantauan, kepolisian juga aktif
memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap mengikuti
informasi resmi dari pemerintah maupun BMKG. Langkah ini dilakukan untuk
mencegah munculnya informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan
berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kapolres menambahkan, hingga peringatan dini tsunami
dinyatakan berakhir oleh BMKG pada pukul 10.15 WIB, situasi keamanan dan
ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe tetap dalam
kondisi aman dan terkendali.
“Berdasarkan hasil pendataan sementara, memang terdapat
sejumlah bangunan rumah warga, rumah ibadah, sekolah dan fasilitas umum yang
mengalami kerusakan. Namun yang patut disyukuri, hingga saat ini tidak terdapat
korban jiwa akibat peristiwa gempa tersebut,” jelasnya.
AKBP Abdul Kholik juga memastikan bahwa jajaran Polres
Kepulauan Sangihe akan terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak serta
mendukung langkah-langkah penanganan yang dilakukan pemerintah daerah untuk
membantu masyarakat yang mengalami kerugian akibat bencana tersebut.
“Sampai saat ini situasi wilayah hukum Polres Kepulauan
Sangihe masih kondusif dan terkendali. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada
terhadap kemungkinan gempa susulan, namun tidak perlu panik dan selalu
mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun pemerintah,” pungkas Kapolres.


.jpeg)

No comments:
Post a Comment